Perangkat Keras Komputer Beserta Jenis dan Fungsi Utamanya

perangkat keras komputer

Adanya perangkat keras pada sebuah komputer dapat dikatakan sangat pokok. Lantaran, baik buruknya kinerja dari sebuah perangkat, sangat ditentukan olehnya. Semakin baik spesifikasi perangkat keras komputer yang ada, maka estimasi kinerja akan semakin meningkat. Demikian pula jika sebaliknya. Agar lebih paham mengenai komponen ini, maka berikut akan dihadirkan uraian rincinya:

Memahami Perangkat Keras Komputer

Secara sederhana, perangkat keras yang ada pada alat komputasi dapat dipahami sebagai komponen fisik, yang bisa dilihat dan disentuh. Pada istilah lain ini kerap dikenali dengan penamaan hardware. Biasanya memiliki dimensi yang beragam mulai dari yang mini hingga jumbo, dan punya slot atau port yang dipergunakan untuk mengaitkan satu komponen dengan lainnya.

Pada umumnya, perangkat keras komputer ini memiliki dua pengelompokan. Yakni berupa komponen mekanis dan yang bersifat elektronik, yang nantinya masing-masing akan dikaitkan satu sama lain dalam sebuah sistem. Sistem yang terbentuk dari perakitan tersebut selanjutnya dikenali sebagai modul yang diberikan penamaan khusus, sesuai dengan fungsi praktisnya di dalam kinerja perangkat.

Jenis Perangkat Keras Komputer dan Fungsionalnya

Seperti yang sudah diterangkan sebelumnya, pada perangkat keras yang dipakai pada komputer dibagi menjadi berbagai komponen yang lebih kecil. Jadi untuk lebih paham, berikut disajikan informasi detailnya:

1. Mainboard

Jenis perangkat keras komputer pertama yang wajib diketahui pengguna adalah mainboard. Seperti terlihat dari namanya, komponen ini memiliki fungsi utama pada sistem komputer. Yakni sebagai papan untuk merakit komponen seperti processor, HDD, RAM, VGA, dan yang lainnya. Karenanya, tidak mengherankan jika banyak yang melabelinya sebagai papan induk atau motherboard.

Sebagai papan induk, komponen ini mempunyai kinerja yang begitu kompleks. Utamanya dalam hal pengaturan BIOS. BIOS ini merupakan kinerja pokok pada komputer yang berkaitan dengan sistem input dan output perintah. Contoh sederhananya, untuk bagian input ialah papan ketik dan mouse. Sedangkan untuk yang di bagian output ialah monitor dan pencetak.

Selain fungsi tersebut, mainboard juga punya pekerjaan tambahan yang tidak kalah penting. Semisal sebagai pengatur chipset dan tempat menyediakan aneka soket, yang terdiri dari soket processor, soket kartu grafis, soket memori, dan soket tambahan lainnya. Berkat adanya soket tersebut, maka masing-masing komponen pada sistem input dan output akan dapat dihubungkan.

Lebih lanjut lagi, karena begitu pentingnya komponen ini, maka banyak produsen yang terus mengembangkannya. Sebut saja beberapa merk mainboard yang sangat populer di kalangan pengguna seperti Gigabyte, Albatron, Asus, Jetway, ECS, Biostar, dan sebagainya. Hal yang menarik, tiap merk tersebut terus membuat inovasi pada mainboard produksinya, sehingga kinerjanya lebih optimal.

Meski demikian, sebelum melakukan pembelian sebuah perangkat mainboard untuk komputer, maka pengguna harus memperhatikan sejumlah aspek. Khususnya berkaitan dengan model soket pada processor, jumlah soket tambahan layaknya SATA serta PCI, frekuensi, BUS dan lainnya. Karena hal tersebut akan menentukan kompatibel atau tidaknya mainboard dengan perangkat keras komputer lain yang dipunyai.

2. Processor

Selanjutnya, pada jenis perangkat keras komputer yang kedua adalah komponen bernama processor. Meski berukuran cukup kecil dibanding komponen lainnya, nyatanya komponen ini punya fungsi yang paling vital. Yaitu dapat diibaratkan sebagai otak, sama seperti yang ada pada tubuh manusia. Di mana sistem perintah yang diprogram oleh pengguna akan dijalankan olehnya.

Biasanya, dalam menjalankan sebuah kinerja, processor akan dihitung kecepatannya dalam satuan Hertz. Yakni kecepatan menjalankan perintah pengguna dalam setiap detiknya. Ini dikenal dengan istilah komputer frekuensi clock. Semakin tinggi frekuensi maka diindikasikan bahwa kinerja yang dipunyai oleh perangkat komputer akan semakin baik. Begitupun sebaliknya, bila rendah, maka akan bekerja sekadarnya.

Saat ini, di dunia komputer dikenal begitu banyak merk processor yang beredar. Akan tetapi, di antara semuanya, ada lima label yang paling disukai untuk dipergunakan, yakni:

  • Intel, merupakan merk processor yang dikembangkan oleh perusahaan raksasa teknologi dunia yang bernama Intel Corporation yang telah berinovasi sejak 1968. Kini merk processor tersebut telah punya generasi mutakhir yang berperforma andalan, bernama Core i9;
  • AMD, jenis processor ini banyak disukai oleh anak muda, khususnya para gamers. Lantaran, di dalamnya telah tersedia GPU yang punya keandalan kinerja grafis;
  • Cyrix Via, yang merupakan gabungan dua perusahaan teknologi yakni Cyrix dan Via. Melalui penggabungan tersebut maka kini tersedia microprocessor yang kompatibel untuk berbagai keperluan komputer. Yakni mulai dari yang berjenis Cyrix III, Via C3, sampai dengan Via C7;
  • IBM, yakni sebuah processor yang dikembangkan oleh perusahaan teknologi asal negeri Paman Sam. Dahulunya, produk processor dari perusahaan ini sangat digilai. Sebut saja di antaranya Power 1, Power 3, hingga yang kini telah berevolusi menjadi Power 9; dan
  • Transmeta, walaupun sekarang tidak lagi ditemukan produksinya, dahulu produk dari perusahaan ini sangat disukai. Seperti Efficeon dan Crusoe yang digadang-gadang punya pelbagai keistimewaan. Yaitu rentang harga yang ekonomis, mendukung penghematan daya listrik, serta tidak gampang panas.

3. HDD

Berikut, pada jenis perangkat keras komputer yang juga tidak kalah urgensinya adalah HDD atau harddisk. Secara sederhana, komponen ini dapat dipahami sebagai penyimpanan paten pada sebuah sistem komputer. Sehingga dengannya, memungkinkan pengguna untuk tidak mengalami kehilangan data, walaupun mematikan arus listrik. Artinya, ketika perangkat dinyalakan, data tersimpan dapat dipanggil kembali.

Penyimpanan paten ini awalnya dikembangkan oleh seorang Reynold Johnson, dengan kapasitas 4,4 mb di tahun 1956 an. Namun seiring kemajuan zaman, sekarang kapasitas tersebut telah ditingkatkan secara optimal bahkan menyentuh milyaran byte. Selain itu, juga telah tersedia dalam dua varian umum yakni SATA dan ATA yang memiliki karakteristik berikut:

  • ATA, merupakan harddisk yang punya ciri utama koneksi berjumlah 40 pin, dengan kecepatan yang terbatas. Namun demikian, ini lebih kompatibel dipergunakan, khususnya pada perangkat yang belum mendukung SATA; sedangkan
  • SATA, bisa dikatakan sebagai harddisk yang punya koneksi pin dengan jumlah 6 pin, dan dengan kecepatan yang lebih dioptimalkan. Sayangnya tidak semua perangkat yang ada sekarang kompatibel dengan jenis perangkat keras komputer ini.

Seiring perkembangannya, produsen yang menyediakan komponen harddisk pun semakin bervariasi. Sebut saja daftar nama perusahaan yang populer layaknya Samsung, Seagate, Maxtor, West Digital yang turut menawarkan harddisk untuk pelbagai keperluan.

Mulai dari yang berkapasitas terbatas sampai dengan kapasitas super besar untuk keperluan grafis tingkat tinggi semisal game, pendesainan, atau yang lainnya. Tentunya semakin besar kapasitas, maka rentang budget yang dibutuhkan untuk mendapatkannya akan semakin besar pula.

4. RAM

Bisa dikatakan, komponen perangkat keras komputer ini merupakan kebalikan dari HDD. Pasalnya, jika HDD merupakan media penyimpanan paten, maka pada RAM penyimpanan tersebut bersifat sementara saja. Sehingga data tidak akan tersimpan otomatis ketika pengguna mematikan daya listrik. Artinya, data tidak akan bisa dipanggil kembali apabila dilakukan penyalaan perangkat kali kedua.

Lebih lanjut, komponen ini telah mengalami begitu banyak perkembangan sejak awal dimunculkan. Baik dari segi besaran kapasitas penyimpanan sementaranya, maupun dari segi kecepatan akses data yang dilakukan oleh para pengguna.

Sehingga dengan hal tersebut, membuat pengguna mengenal begitu banyak tipe. Dimulai dari Static, Non Nolatile, tipe Dynamic, Synchronous DRAM, sampai dengan DDR RAM generasi ketiga.

5. Floppy Disk

Pada daftar perangkat keras komputer yang kelima, ada komponen yang dikenal dengan nama floppy disk. Yakni sebuah komponen yang berfungsi untuk melakukan pembacaan data pada disket yang dimasukan oleh seorang pengguna. Disket sendiri merupakan media penyimpanan populer pada jaman dulu yang kapasitasnya sangat terbatas. Yakni maksimal sekira 1,44 mega saja.

Kini seiring berkembangnya media penyimpanan yang lain seperti flash drive dan memory card, dengan kapasitas lebih lapang, memang penggunaan disket dan floppy disknya semakin terpinggirkan. Namun tetap tidak bisa dipungkiri, bahwa tanpa adanya perangkat keras komputer yang satu ini, mustahil penyimpanan akan berkembang seperti sekarang. Karenanya, tidak heran banyak yang mengenang.

6. Optical Drive

Keenam, pengguna juga harus memahami bahwa ada sebuah perangkat keras yang bernama optical drive. Ini merupakan sebuah komponen yang punya fungsi praktis untuk melakukan pembacaan data dari kepingan cakram. Baik itu yang berjenis DVD maupun yang bertipe CD. Mengenai fungsi tersebut, ada dua jenis DVD dan CD yang ada sekarang, yakni:

  • Tipe ROM, yakni yang hanya memungkinkan bagi pengguna untuk mendapat akses pembacaan data yang tersimpan di piringan cakram DVD atau CD saja; dan
  • Jenis RAM, yaitu CD atau DVD yang lebih fleksibel, karena selain dapat melakukan pembacaan data, pengguna masih bisa melakukan pengeditan seperti menulis.

7. Sound Card

Hanya dengan membaca nama komponen perangkat keras satu ini maka pengguna sudah bisa memperkirakan kegunaannya. Yaitu sebagai alat untuk melakukan konversi dari sinyal digital ke dalam bentuk suara. Pada pengonversian tersebut, jika sampling suara yang dihasilkan rapat, maka akan mendapatkan kualitas yang bagus. Lantaran mendekati suara asli yang dimungkinkan.

8. VGA

Berikutnya ada sebuah part perangkat keras yang dikenal sebagai VGA. Lazimnya pengguna juga akrab menyebut komponen ini sebagai kartu grafis. Hal tersebut disematkan dengan merujuk pada fungsi utama VGA yang bertugas untuk mengubah sinyal data menjadi tampilan. Mulai dari yang berwujud teks, gambar, hingga pelbagai macam video yang kompleks.

Agar bisa bekerja secara optimal, maka keberadaan VGA harus disesuaikan dengan pemilihan RAM pada komputer. Dengan kata lain, apabila RAM yang dipakai pengguna pada komputernya berspesifikasi tinggi, maka kualitas VGA akan bisa dioptimasi. Dapat dilihat, dari jenis tampilan grafisnya yang lebih halus dibanding dengan saat pengguna memakai RAM berspesifikasi rendah.

9. Monitor

Jenis perangkat keras komputer ini punya fungsi utama dalam sistem output yakni sebagai penampil perintah. Pada perkembangannya, monitor terus mengalami perubahan, sampai dikenal dengan jenis yang beragam, antara lain:

  • CRT, layar monitor yang pertama ini merupakan generasi lawas, dengan karakteristik berbentuk kotak dengan dimensi menggembung. Pada sistem kerjanya monitor ini memanfaatkan dua unsur utama yakni elektron dan katoda untuk menghasilkan tampilan. Meski dulu populer, kini sudah jarang dipergunakan;
  • LCD, yakni sebuah monitor yang dirancang lebih ramping dengan ciri material penyusunnya terbuat dari cairan kristal. Sekarang ada banyak jenis layar ini, mulai dari VA, TN, dan IPS;
  • TFT, jenis ini memanfaatkan aplikasi transistor. Sehingga memungkinkan bekerja maksimal dengan menggabungkan kemampuan menampilkan visual halus dengan kristal cair. Hasilnya, tampilan menjadi lebih istimewa sehingga banyak disukai pengguna; dan
  • Pelbagai jenis monitor lain. Mulai dari LED, DLP, Plasma, hingga Touchscreen yang masing-masing punya fitur unggulan yang membuat tampilan tidak hanya indah, namun juga memudahkan dalam pengoperasian.

10. Keyboard

Kemudian, pada daftar perangkat keras yang ke sepuluh, ada yang dikenal dengan nama keyboard. Seperti yang diketahui, perangkat keras ini berguna dalam proses penginputan perintah ke dalam sistem komputer. Caranya, pengguna cukup mengetikkan perintah berupa kombinasi huruf dan angka, sesuai program yang digunakan, maka komputer akan menampilkan atau menjalankan perintah tersebut.

Istimewanya, pada papan ketik ini terdapat pelbagai macam tombol yang punya fungsionalitas kilat. Misalnya tombol Caps Lock yang dipergunakan untuk mengubah mode tulisan dari biasa menjadi kapital. Lalu ada lagi tombol Enter yang berguna sebagai opsi singkat untuk menyatakan persetujuan atas perintah yang dijalankan. Lain daripada itu, masih tersedia tombol akses cepat lain yang bisa digunakan sesuai rumus, seperti CTRL, Shift, dan sebagainya.

11. Mouse

Perangkat keras komputer nomor sebelas mempunyai bentuk oval yang bisa digerakan dengan lincah, sehingga dikatakan menyerupai bentuk tikus. Maka tidak heran, jika nama mouse begitu melekat pada perangkat yang berfungsi sebagai media pointer ini. Pada perkembangannya, sekarang ada dua jenis utama mouse yang lazim digunakan, yakni yang bertipe kabel dan Bluetooth.

12. Printer

Terakhir, namun dapat dikatakan sebagai perangkat keras paling penting dalam sistem output adalah printer. Lantaran, perangkat ini punya tugas utama dalam pencetakan data yang dimiliki oleh pengguna. Mulai dari data yang sifatnya sangat sederhana seperti teks, hingga yang lebih kompleks seperti gambar ataupun foto dengan kualitas yang tinggi.

Bagi yang ingin membeli printer pada masa sekarang, maka ada tiga tipe utama yang harus dicermati. Yakni terdiri dari Dot Matrix yang banyak dipakai untuk membuat struk belanja, tipe Tinta yang banyak dipakai untuk urusan kantoran, hingga Laser Jet yang kualitasnya cocok untuk pekerja desain.

Baca Juga: Jenis Perangkat Lunak Komputer dan Kegunaannya

Demikianlah tadi sejumlah pembahasan yang dapat diberikan mengenai perangkat keras komputer beserta jenis dan fungsi utamanya. Mengingat keberadaan komponen ini memiliki urgensi yang tinggi, maka pastikan untuk mencermatinya ketika hendak melakukan pembelian. Baik itu untuk komputer yang baru maupun bekas pemakaian pihak lainnya. Tujuannya, agar kinerja perangkat nanti lebih terjaga!